162 Mahasiswa FDK, Mengikuti Pembekalan KKN Reguler Angkatan 71 Tahun 2019
FDK UIN Refah

By Ricky Dwi Pangestu 12 Agu 2019, 09:16:22 WIB KKN
162 Mahasiswa FDK, Mengikuti Pembekalan KKN Reguler Angkatan 71 Tahun 2019

Keterangan Gambar : Sebanyak 836 Mahasiswa UIN Refah Mengikuti Sosialisasi dan Pembekalan KKN Reguler Angkatan 71 Tahun 2019 di Gedung Academik Center.


Humas FDK - Sebanyak 162 Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (UIN Refah), mengikuti Sosialisasi dan Pembekalan KKN Reguler Angkatan 71 Tahun 2019.

“Ada 9 fakultas yang ikut dalam Sosialisasi dan Pembekalan KKN Reguler Angkatan 71 Tahun 2019. Diantaranya FDK, jumlah mahasiswa yang KKN regular dari FDK ada 162 mahasiswa,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Dr. Syefriyeni, M.Ag. atau Yeni, di Gedung Akademik Center UIN Refah, Kamis (18/7/2019).

Yeni menjelaskan, Mahasiswa UIN Refah yang mengikuti KKN Reguler Angkatan 71 Tahun 2019 berjumlah 836 orang. Semua mahasiswa yang hadir dalam pembekalan KKN regular ini sudah lulus verifikasi dari panitia LP2M.

Program Pembekalan KKN Reguler wajib di ikuti seluruh mahasiswa yang akan KKN, karena di pembekalan KKN mahasiswa diajarkan untuk menjaga nama baik UIN Refah, dan harus berperan untuk mensukseskan program khusus pemerintah di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

“KKN Reguler Angkatan 71 Tahun 2019 akan dilaksanakan di Muba. Harapannya agar mahasiswa dapat membantu mensukseskan program khusus pemerintah Muba, seperti mendata jumlah masyarakat yang buta huruf Al-Qur’an,” tambah Yeni.

KKN Reguler dilaksanakan selama 45 hari, mahasiswa yang KKN akan berangkat ke Muba tanggal 22 Juli 2019 dan berakhir pada 4 September 2019 lanjut Yeni.

Salah satu Mahasiswa FDK UIN Refah yang mengikuti pembekalan KKN Reguler, Oktarini Utami atau Okta mengatakan, KKN Reguler Angkatan 71 Tahun 2019 harus di ikuti, waktu libur semester di UIN Refah masih panjang, jadi lebih baik mendaftar KKN dan mengabdi untuk masyarakat.

“Waktu libur semester masih panjang, daripada mengerjakan hal-hal yang tidak bermanfaat lebih baik daftar KKN. Di KKN kita akan belajar bersosial  dan mengabdi untuk masyarakat,” kata Okta, yang sekarang aktif sebagai Mahasiswi Jurusan Jurnalistik FDK UIN Refah, Kamis (18/7/2019).

Okta menambahkan, selama proses persiapan KKN, ia sudah menyiapkan fisiknya agar sehat ketika KKN selama 45 hari. Selain fisik, mental dan kebutuhan yang diperlukan selama KKN harus dipersiapkan, seperti obat-obatan dan pakaian.

Selain itu, selama proses KKN mahasiswa harus bersikap baik dan menjaga nama baik almamater UIN Refah. Mahasiswa juga harus menjaga diri sendiri dan pandai bergaul dengan masyarakat.

“Mahasiswa harus menjaga kesehatan, jangan sampai ketika proses KKN mahasiswa sakit,” tambah Okta di Gedung Akademik Center UIN Refah.

Pembekalan KKN tidak hanya disampaikan LP2M, untuk membekali mahasiswa yang KKN, LP2M menghadirkan pemateri dari Kesatuan  Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumsel, Drs. Muhammad Fauzi atau Fauzi.

Dalam materinya, Fauzi berpesan agar mahasiswa yang KKN dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat. Ketika sampai di kecamatan masing-masing, mahasiswa harus mengajarkan sila ke 1 sampai sila ke 5 kepada masyarakat yang ada di sekitar lokasi KKN.

“Agar masyarakat di kecamatan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mahasiswa harus mengajarkan butir-butir Pancasila kepada masyarakat yang ada disekitar lokasi KKN,” kata Fauzi, di Gedung Akademik Center UIN Refah, Kamis (18/7/2019).

Selain itu, Fauzi menjelaskan pengalamannya dahulu ketika menjadi mahasiswa yang KKN di daerah. Mahasiswa yang KKN harus menjaga reputasi almamaternya, menjaga diri sendiri dan fokus mengabdi, bukan mencari pacar. (RD/RDP)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment