Perwakilan FDK UIN Refah, Mengikuti Bimbingan Teknis Submit Akreditasi Jurnal Elektronik Tahun 2019
FDK UIN Refah

By Ricky Dwi Pangestu 12 Agu 2019, 09:15:52 WIB Kampus
Perwakilan FDK UIN Refah, Mengikuti Bimbingan Teknis Submit Akreditasi Jurnal Elektronik Tahun 2019

Keterangan Gambar : Foto bersama para peserta Bimbingan Teknis Submit Akreditasi Jurnal Elektronik Tahun 2019


FDK -- Untuk mengevaluasi pengelolaan Jurnal di seluruh Fakultas Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (UIN Refah), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Refah akhirnya membuat pelatihan akreditasi jurnal.

Ketua LP2M UIN Refah, Dr. Seftiyeni, M.Ag. (Yeni) mengatakan, Jurnal di seluruh Fakultas UIN Refah belum terakreditasi, pada tahun 2017 jurnal yang terakreditasi di UIN Refah hanya 8 jurnal.

“Pada tahun 2017, jurnal yang terakreditasi di UIN Refah berjumlah 8 jurnal.Sebelumnya, jurnal diseluruh fakultas belum terakreditasi,” kata Yeni, di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (4 Juli 2019).

Yeni menambahkan, setiap tahun LP2M selalu melaksanakan pelatihan akreditasi jurnal. Berkat pelatihan akreditasi jurnal, beberapa fakultas dalam tahun-tahun berikutnya dapat terakreditasi.

Tahun 2019 sudah 10 jurnal yang terakreditasi, namun target yang akan dicapai UIN Refah tahun depan harus berjumlah 31 jurnal. Saat ini, jurnal yang ada di UIN Refah totalnya 39, tapi hanya 37 jurnal yang memakai dana LP2M.

“Harapannya agar jurnal bisa terakreditasi dengan cepat. Itulah kenapa pelatihan ini menginap, agar pengelola jurnal di setiap fakultas fokus belajar akreditasi jurnal,” ujar Yeni.

Perwakilan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Refah yang hadir dalam pelatihan akreditasi berjumlah 4 orang, diantaranya, Dr. Abdur Razzaq, MA. (Wakil Dekan I FDK). Razzaq mengatakan, bahwa pelatihan akreditasi jurnal berguna untuk meningkatkan mutu Jurnal Wardah FDK, selama ini Jurnal Wardah FDK masih sedikit menerbitkan jurnal, harapannya agar kedepan menjadi lebih baik.

“Pelatihan ini harus memberikan manfaat untuk Jurnal Wardah, pengelola Jurnal Wardah harus belajar dari pelatihan ‘Bimbingan Teknis Submit Akreditasi Elektronik Tahun 2019’,” kata Razzaq, di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (4 Juli 2019).

Razzaq menambahkan, pengelola Jurnal Wardah harus mencatat semua kesalahan yang sudah dideteksi, setelah kesalahannya diketahui pengelola harus segera memperbaikinya, agar Jurnal Wardah menjadi lebih bagus kedepan, terutama managemen dan kualitas Jurnal Wardah.

Menanggapi pelatihan akreditasi yang dilaksanakan LP2M, Wakil Rektor I UIN Refah, Dr. Ismail, M.Ag. (Ismail) mengatakan, reputasi UIN Refah dengan publikasi jurnal ilmiah sangat berhubungan.

“Korelasi antara reputasi UIN Refah dengan publikasi jurnal ilmiah sangat berhubungan, semakin banyak publikasi jurnal ilmiah maka semakin baik reputasi UIN Refah,” kata Ismail, di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (4 Juli 2019).

Ismail menjelaskan, “Bimbingan Teknis Submit Akreditasi Elektronik Tahun 2019” berguna untuk meningkatkan mutu jurnal ilmiah di setiap fakultas yang dikelola. Agar jurnal ilmiah di seluruh fakultas UIN Refah terakreditasi, ada dua syarat yang harus dipenuhi setiap pengelola jurnal, pertama adalah substansi (mutu artikel) jurnal dan kedua pengelolaan jurnal.

“Pengelola jurnal harus punya dedikasi terhadap peningkatan mutu jurnal, mereka harus tekun, bahasanya sumber daya manusia (SDM) di setiap fakultas harus “Gila Jurnal”,” tegas Ismail di depan para peserta pelatihan. (RD/RDP)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment